081359999849
Konsultasi Online
Berziarah Ke Kuburan
Home » Religi  »  Berziarah Ke Kuburan
Gresik, Kamis Wage 18 Desember 2025 - Ziarah ke makam Ibu tepat satu tahun Ibu meninggal dalam usia 67 tahun dimakamkan di Makam Umum Desa Sembungannyar Dukun Gresik, berdekatan dengan makam Mbah Hj. Sanafah dan H. Imam Rasyidi serta Pakde Humam.

Gresik, Kamis Wage 18 Desember 2025 - Ziarah ke makam Ibu tepat satu tahun Ibu meninggal dalam usia 67 tahun dimakamkan di Makam Umum Desa Sembungannyar Dukun Gresik, berdekatan dengan makam Mbah Hj. Sanafah dan H. Imam Rasyidi serta Pakde Humam.

Berziarah ke kuburan disunahkan bagi laki-laki. Ayah Abdullah bin Buraidah meriwayatkan bahwa Nabi Saw. Bersabda : “Aku pernah melarang kalian untuk berziarah ke kuburan, sekarang berziarahlah karena berziarah ke kuburan mengingatkan kalian kepada akhirat.” Diriwayatkan oleh Muslim di dalam Shahih Muslim.

Abu Hurairah ra. Meriwayatkan bahwa pada suatu saat, Nabi Saw. Menziarahi makam Ibu beliau. Beliau menangis dan orang-orang sekelilingnya ikut menangis, lalu Nabi Saw. bersabda: “Aku telah meminta izin kepada Tuhanku agar aku dapat memintakan ampunan untuknya, namun aku tidak di izinkan, dan aku meminta izin kepadanya untuk menziarahinya, maka Dia Mengizinkan. Karena itu, berziarahlahke kuburan karena menziarahi kuburan itu mengingatkan kalian kepada kematian.”

Adab Berziarah Kubur 

Apabila ingin berziarah dan setiba di kuburan, maka hendaklah ia menghadap ke jenazah, mengucapkan salam kepadanya, dan mendoakannya, tidak duduk dan menginjak makam.

  1. Niat dalam hati bahwa tujuan berziarah untuk mendoakan dan mengambil pelajaran tentang kematian dan akhirat. 
  2. Mengucapkan salam, Assalamu’alaikum ya ahlal kubur, yaghfirullahu lana wa lakum, antum salafuna wa nahnu bil-atsar. “Salah sejahtera semoga terlimpah kepada kalian wahai penghuni kubur, semoga Allah mengampuni kami dan kalian. Kalian adalah pendahulu kami dan kami akan menyusul kalian.” 
  3. Mendoakan Ahli Kubur, Membaca doa, zikir, tahlil, dan Al-Qur'an (Surat Yasin, Al-Baqarah ayat 1-5, atau surat pendek lainnya) untuk memohon ampunan dan rahmat bagi mereka. 
  4. Menjaga ketenangan dan kebersihan, Hindari berbicara keras, tertawa, atau membuat keributan. Jaga kebersihan area makam. 
  5. Merenungkan kematian, Ingatlah bahwa kita semua akan kembali kepada Allah, merenungkan nasib orang yang telah meninggal dan diri sendiri. 
  6. Disunahkan meletakkan pelepah kurma atau bunga, sebagaimana yang Nabi telah melakukan kepada ahli kubur yang pernah di laluinya kemudian meletakkan pelepah kurma dengan mendoakan ahli kubur tersebut, HR. Bukhari no 215, 1273 dan HR Muslim No. 3012, karena di lingkungan kita tidak ada kurma maka bunga bisa menjadi gantinya.

Amal seseorang yang dapat membawa manfaat bagi yang mayat.

Para ulama sepakat bahwa mayat menerima manfaat amal-amal kebaikannya yang dilakukan di dunia. Abu Hurairah ra. Meriwayatkan bahwa Nabi Saw. Bersabda: “Apabila anak adam meninggal dunia, maka terputuslah segala alamnya, kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” Diriwayatkan oleh Muslim dalam Sahih Muslim.

Adapun jenis Amal seseorang yang dapat bermafaat buat orang yang sudah meninggal sebagai berikut :

  1.  Mendoakan dan memintakan ampun baginya.
  2.  Sedekah, dalam sebuah hadist sedekah yang paling utama menyediakan air minum.
  3.  Puasa, sebagaimana hadist riwayat Ibnu Abbas ra. Bahwa seseorang datang kepada Nabi Saw. Dan berkata “Wahai Rasulullah, Ibuku telah meninggal, namun ia masih memiliki tanggungan puasa satu bulan, apakah aku boleh mengqadhanya?” Beliau bersabda “Jika Ibumu masih memiliki hutang, apakah kamu akan membayarkannya?”, orang tersebut menjawab “Ya” belaiu bersabda “Utang Allah lebih berhak untuk di bayar.”
  4.  Haji, dengan membadalkan haji orang tua.
  5.  Shalat, di riwayatkan oleh Daruquthni “Sesungguhnya salah satu cara berbakti kepada kedua orangtua adalah melakukan shalat bagi mereka selain untukmu sendiri dan melakukan puasa bagi mereka selain puasa untukmu sendri”.
  6.  Mebaca Al-Quran, Abdurrahman bin Syibl meriwayatkan bahwa Nabi Saw. Bersabda “Baca dan amalkanlah Al-Quran. Dan janganlah kalian jauh darinya, janganlah kalian menghianatinya, janganlah kalian mencari makan darinya, dan janganlah kalian memperkaya diri darinya.” Diriwayatkan oelh Ahmad dalam Musnad Ahmad.

Sumber Bacaan:

1.Fiqih Sunnah Sayyid Sabiq, Cetakan Republika 2017.


error:Content is protected !!